Pjs. Bupati Bengkulu Selatan Gelar Rapat Penanganan Disiplin Protokol Kesehatan COVID-19 Kab.Bengkulu Selatan

Pjs. Bupati Bengkulu Selatan Bapak Isnan Fajri memimpin rapat koordinasi Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bengkulu Selatan

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bengkulu Selatan menggelar rapat Koordinasi penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Kabupaten Bengkulu Selatan dalam rangka penegak hukum protokol kesehatan di Pondopo Rumah Dinas Bupati Bengkulu Selatan tanggal 09 Oktober 2020

Rapat ini dipimpin langsung oleh Pjs Bupati Bengkulu Selatan dihadiri oleh Forum Komunikasi Perangkat Daerah (FKPD) Kabupaten Bengkulu Selatan, seluruh Kepala Organisasi Pengkat Daerah (OPD), Ketua dan anggota Badan Musyawarah Adat Kabupaten Bengkulu Selatan, Tua Kerja Pernikahan, serta Relawan BPBD Kabupaten Bengkulu Selatan.

Pjs. Bupati Bengkulu Selatan menyampaikan rapat ini ditujukan untuk Penegakan disiplin Protokol Kesehatan pelaksanaan Pernikahan, Pelaksanaan Ibadah ditempat ibadah, dan penekanan protokol kesehatan di pusat keramaian.

penanganan Covid -19 ini tidak hanya dimasyarakat tetapi juga untuk Aparatur Negara dari tingkat bawah sampai dengan atas agar bisa menerapkan pemakaian masker dilingkungannya.

“Jadi semua lingkungan kantor itu wajib untuk memakai masker, dan ini salah satu kegiatan yang kita lakukan untuk pencegahan atau memutus mata rantai penularan dan kami harapkan semua ASN untuk mematuhi protokol kesehatan agar menjadi contoh bagi masyarakat” imbaunya.

Pjs. Bupati Bengkulu Selatan Isnan Fajri menghibau pelaksanaan Pernikahan dan ibadah harus sesuai dengan peraturan Bupati Bengkulu Selatan Nomor 32 Tahun 2020 Tentang Penegakan disiplin Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Bengkulu Selatan, buku saku panduan pernikahan, memasang himbauan ditempat ibadah dan acara pernikahan

Badan Musyawarah Adat melalui ketua BMA mengharapkan para aparat (penegak hukum) melakukan razia keramaian, mensosialisasikan lagi Protokol Kesehatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bengkulu Selatan, Membuat call center Pengaduan COVID-19, Bupati Bengkulu Selatan mengundang seluruh tua kerja di Bengkulu Selatan untuk mensosialisasikan Protokol Kesehatan, dan membentuk tim khusus penyelenggaraan/Panitia Protokol Kesehatan dirumah penyelenggara pernikahan”

Kapolres Bengkulu Selatan menegaskan Perekonomian harus seimbang dengan Protokol Kesehatan ” Perekonomian berjalan protokol kesehatan juga berjalan, makanya pihak Polres Bengkulu Selatan memberikan kebijakan seperti itu agar ekonomi tidak lumpuh”tegas Kapolres Bengkulu Selatan

Hasil rapat tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut :

  1. Buku saku sebagai pegangan utama menjadi pedoman pelaksanaan pernikahan.
  2. Keterlibatan Badan Musyawarah Adat setiap tingkatan termasuk tingkatan Kecamatan dalam pelaksanaan pernikahan .
  3. Pesta pernikahan dibatasi baik waktu dan jumlah sesuai dengan buku saku:
    1. Pesta dibatasi (cukup 1 hari)
    2. Waktu berkunjug dibatasi.
    3. Kunjungan dibatasi cuman 500 orang.
  4. Operasional pertemuan dalam satu waktu tidak lebih dari 50 orang.
  5. Himbauan ke masjid-masjid untuk selalu mengimplemantasikan protokol kesehatan.
  6. Membentuk panitia khusus/tim COVID-19 penegak disiplin (diacara pernikahan).
  7. Menggaungkan lagi sosialisasi COVID-19.
  8. Bidang Komunikasi Publik ikut serta dalam sosialisasi protokol kesehatan.
  9. Tim patroli untuk tetap melakukan penegakan disiplin terhadap protokol kesehatan dan menetap di tempat-tempat tertentu yang menjadi pusat keramaian.
  10. Perbup didorong menjadi perda.
  11. Melakukan penerapan sanksi-sanksi ke masyarakat apabila tidak mematuhi standar protokol kesehatan.
  12. Tersosialisasinya protokol kesehatan keseluruh masing-masing tua kerja di Kabupaten Bengkulu Selatan.
  13. Terhitung tanggal 09 Oktober 2020 membentuk tim penegakan disiplin protokol kesehatan dengan melibatkan Tim SATGAS untuk Patroli Penegakan Disiplin.
  14. Masing-masing OPD terkait harus memberikan himbauan kapanpun dibutuhkan, sehingga ASN dapat menjadi contoh untuk menerapkan protokol kesehatan.
  15. Membuat selebaran/panduan berisi larangan-larangan atau himbauan protkol keseahatan.
  16. Seluruh hiburan malam (acara pernikahan) untuk sementara waktu ditiadakan.
  17. Salah satu persyaratan tua kerja adalah pihak rumah yang akan melaksanakan acara pernikahan harus menyelenggarakan acara sesuai dengan protokol kesehatan.
  18. Membuat call center (pengaduan covid-19).

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *