Pjs. Bupati Pimpin Apel Siaga Bencana Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

Polisi Resort Bengkulu Selatan bersama-sama KODIM 0408 Bengkulu Selatan, dan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan menggelar Apel Siaga Bencana, apel siaga bencana ini merupakan antisifasi dalam menghadapi bencanan Hidrometeorologi karena dampak fenomena La Nina.

Apel kesiapsiagaan yang digelar pada Jumat (6/11/2020) ini, dipimpin langsung oleh Pjs Bupati Bengkulu Selatan, Isnan Fajri dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bupati Bengkulu Selatan melibatkan gabungan unsur BPBD, Satpol PP Damkar, SAR, TNI, Polri, PMI, Mahasiswa dan relawan bertempat di Lapangan Sekundang, Kota Manna.

Pada kesempatan itu, Pjs Bupati memeriksa kesiapan personel, peralatan dan penggunaan teknologi yang akan digunakan untuk menghadapi bencana hidrometeorologi. Baik peralatan saat penanggulangan bencana maupun untuk pemulihan pascabencana. Seperti mobil, alat berat, perahu dan dapur umum.

Apel siap siaga ini merupakan upaya preventif dalam menghadapi fenomena alam La Nina yang berkembang hingga akhir tahun ini, dan dampaknya, akan mencapai puncaknya pada bulan Januari dan Februari dan berangsur-angsur berakhir pada bulan April 2021. BMKG memproyeksikan 27,5 persen wilayah Indonesia akan mengalami curah hujan di atas normal pada akhir tahun 2020 atau saat musim hujan. Wilayah tersebut antara lain Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, sebagian Bengkulu, Riau, dan sebagian Sumatera Utara dan Aceh

“Sekarang ini, pola penanganan bencana sudah bergeser dari responsif ke preventif. Apa yang kita lakukan sekarang ini merupakan upaya preventif. Harapannya, penanganan bencana akan lebih mudah, lebih murah dan meminimalisir kerugian. Juga lebih mudah memetakan dan mengevaluasi jika terjadi bencana,” jelas Isnan Fajri.

Dalam upaya kesiapsiagaan ini pula, Pjs Bupati meminta kepada seluruh OPD, lintas sektor, TNI, POLRI dan relawan untuk melakukan sinergi dan konsolidasi, bahwa bencana alam merupakan sesuatu yang sulit diprediksi, namun kita bisa melakukan antisipasi untuk meminimalisir dampak-dampak yang akan timbul dari bencana. Upaya mitigasi untuk mengurangi dampak risiko bencana harus diintensifkan untuk membangun kesadaran dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap kemungkinan bencana, tutupnya.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *